Translate

Januari 30, 2015

Japanese Winter Vacation ? Why Not !



“My Ideal Japanese Winter Vacation”


Poster Lomba
Negeri matahari terbit memang memiliki sejuta pesona wisata sama halnya seperti Indonesia. Namun perbedaannya dengan Indonesia, Jepang mempunyai empat siklus musiman yang dijadikan pikatan atau potensi wisata menarik, dimana kita bisa mendapatkan suasana dan kondisi yang berbeda setiap tahunnya antara lain musim panas, musim dingin, semi, dan gugur. Bunga sakura yang bermekaran, Gunung Fuji diselimuti salju, tokoh-tokoh anime, barang elektronik, istana kaisar dan budaya leluhur yang masih terjaga menjadi daya tarik bagi siapapun yang ingin mengunjungi negara dengan kereta pelurunya yaitu shinkansen.

Musim dingin di Jepang tentunya sangat memikat wisawatan yang akan menghabiskan waktunya apalagi untuk sekedar berlibur. Banyak tempat wisata di Jepang yang dibuat dengan bermacam kegiatan menarik, festival budaya, panorama alam, makanan khas, bangunan kuno, dan lain-lain untuk dijual kepada wisatawan di seluruh dunia. Ditambah kemudahan pengunjung untuk berjalan-jalan ke berbagai tempat wisata di seluruh perfektur di Jepang yang diprakarsai oleh JR East sebagai pengelola perkereta-apian khususnya di Jepang Timur yang turut serta mengembangkan potensi wisata sehingga dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat lokal. Terlebih setelah dilanda tsunami pada tahun 2011 yang berdampak pada rusaknya infrastruktur dan fasilitas umum. JR East berupaya membangun kembali sekaligus mempromosikan dan mengembangkan strategi wisata sebagai sektor baru yang mendorong perekonomian lokal. Pengembangan sebuah ‘rute emas untuk mengelilingi Jepang Timur’ , JR East Group siap melayani wisatawan menjelajah wilayah Jepang Timur dimana dengan terintegrasinya sistem transportasi umum seperti kereta cepat, kereta konvensional, bus rapid transit, dan juga monorail. Berikut adalah peta wisata musim dingin yang didesain oleh East Japan Railway Company sehingga dapat membantu kita menentukan destinasi mana saja yang wajib dicoba disana. 

Map Winter 
Menginjakkan kaki di Jepang adalah salah satu impian saya di masa depan. Banyak tempat istimewa disana membuat pikiran saya teracuni akan keunikan dan wisata khas negara tempat para geisha berada. Liburan musim dingin adalah pilihan tepat untuk mendapatkan momen terbaik. Berikut liburan ideal saat musim dingin yang wajib saya lakukan bila nantinya berkesempatan untuk pergi ke negeri dimana ‘Doraemon’ berasal.

Pertama yaitu Perfektur Niigata yang terletak di pesisir laut Jepang. Terkenal sebagai tempat untuk bermain ski, snack kuriyamabeka dan penghasil beras terbaik di Jepang. Melihat pemandangan malam hari dengan bertaburan salju atau menaiki kapal pesiar untuk menikmati keindahan kota adalah liburan yang sempurna. Tetapi perfektur ini mempunyai kelebihan lain yang luar biasa. Salah satunya Gala Yuzawa, merupakan salah satu tempat yang direkomendasikan bagi para wisatawan yang ingin merasakan kegembiraan liburan musim dingin di Jepang. Ski Resort ini hanya berjarak 77 menit dari stasiun Tokyo dengan Joetsu Shinkansen (kereta Tanigawa). Mencapai “snowy wonderland” ini tidak perlu transit lagi karena dengan shinkansen tersebut kita langsung tiba dan turun di Gala Yuzawa Ski Resort. Wilayah ini terkenal dengan tempat wisata bermain ski dengan hamparan salju yang luas. Terdapat area sentral yang digunakan untuk para pemula, area utara dan selatan untuk yang sudah mahir dan profesional. Selain itu terdapat downhill course falcon sepanjang 2,5 km, menaiki gondola, snowboarding atau hanya bermain dengan salju tebal yang ada disana patut untuk dicoba semuanya. Tersedia banyak paket wisata yang ada di Gala Yuzawa. Kita bisa menemukan informasi lengkapnya pada situs resmi berikut Tokyo Rail Days http://www.jp-rail-id.com/products/gala-yuzawa/ dan JR East http://www.jreast.co.jp/e/destinations/gala.html . Nikmati pula harga promonya yang berlaku hingga 28 Februari 2015. Buy 1 Free 1 Gala Yuzawa Snow Resort. Jadikanlah Gala Yuzawa sebagai salah satu tujuan wisatamu apabila berlibur ke Jepang. 

Gala Yuzawa. Menarik bukan?
Dekat dengan Yuzawa, kita bisa melihat Tokamachi Snow Festival . Acara festival salju modern ini menyajikan festival musik dan hiburan musim dingin di atas panggung salju raksasa. Siap-siap dengan pesta kembang api yang dinyalakan di atas langit Tokamachi sambil melihat karya seni yang dibuat seperti tokoh anime, Matsuri Hiroba dan tempat tinggal penduduk asli sana sungguh menjadi destinasi angan-angan saya.

Tokamachi Snow Festival
Tak kalah dengan suguhan di Tokamachi, kita bisa menjumpai Festival Salju Yuki-Shika di Nagaoka, 14-15 Februari 2015. Orang-orang biasanya membuat salju berbentuk piramida. Piramida salju ini disebut yuki-shika. Festival ini dihiasi 100 lebih manusia salju yang dibuat dengan kreasi masing-masing masyarakat lokal. Bermain dengan salju, membeli makanan dan minuman, menonton pertunjukan panggung hiburan dan kembang api adalah santapan wisata musim dingin yang meriah. Masih di Nagaoka, tepatnya daerah Kashiwazaki. Saya ingin melihat ratusan balon udara berwarna-warni dalam acara Festival Balon Ojiya pada 28 Februari-2 Maret 2015. Kompetisi balon udara dan kembang api ini kelihatan serunya loh dimana kita bisa mencoba menaiki balon udara. Untuk sampai kesana, kita bisa mengendarai bus dari stasiun  JR Ojiya. Tetunya sayang untuk dilewatkan.




Ojiya Balloon Festival
Melanjutkan ke tepi barat, yaitu ke Desa Yahiko untuk melihat pemandangan dari ketinggian. Disana kita bisa melihat skyline Niigata dan juga laut jepang. Lalu turun ke Kota Niigata, kita bisa mengawalinya di pantai Kakuda. Pantai yang berada di bawah bukit dengan batuan karang di bawahnya dan ombak yang besar bisa kita nikmati sambil menunggu sunset. Selanjutnya, bisa ke Kebun Raya Niigata dengan luas 20 hektar. Disini ada varietas tumbuhan dan bunga yang menawarkan berbagai musim. Pada dome-style greenhouse (rumah kaca), ada air terjun setinggi 15 meter dan 420 jenis flora tropis. Tidak hanya itu, sebuah tempat relaksasi dan beristirahat oleh masyarakat di Kota Niigata yaitu Taman Hakusan yang dibangun pada 1873 M merupakan taman kota pertama di Jepang. Disana kita bisa bersosialisasi dengan penduduk asli Niigata atau sekaligus ke Laguna Sakata yang didesain untuk vegetasi asli bunga teratai dan water lily. Pada musim salju, ribuan angsa menempati laguna ini seperti di Danau Hyoko, Kota Agano. Dimana kita bisa menyaksikan ribuan angsa berenang, berterbangan dan mencari makanan. Apakah angsa disana suka menyosor seperti di Indonesia? Tentunya tempat ini menarik untuk dikunjungi.

Ada satu hal yang unik untuk dilakukan. Berfoto di Jalan Keyaki-Dori sisi selatan Stasiun JR Niigata yang didekorasi dengan total ribuan lampu menerangi dan mempercantik ratusan pohon yang ada tempat itu.

Hal menarik lainnya yang sayang untuk dilewatkan adalah Jigokudani Monkey Park, Perfektur Nagano. Keunikan disini adalah melihat monyet dengan habitat alaminya, mereka berendam di onsen layaknya manusia. Mereka bermain salju, saling berkejaran, dan kemudian mandi di dalam onsen. Selain itu, wajib pula mengunjungi Zenkoji Temple yang merupakan simbol dari Nagano. Kita bisa melihat sejarah bangunan kuno tersebut dan tak lupa pula mencari Oyaki, makanan spesial di Shinsu. Tak jauh, saya ingin sekali melihat rute alpen yang sangat indah di Kota Omachi dimana jalan di kelilingi oleh lapisan salju setinggi 10 meter. Wow ini sangat keren sekali.


This is an area of immense snowfall, and when the road opens in mid May, it is surrounded on both sides by walls of snow 10 meters tall.
Jigokudani Monkey Park
Ice Monster
Destinasi alternatif lain yaitu di Perfektur Yamagata. Terletak di bagian barat daya daerah Tohoku dan menghadap ke Laut Jepang. Pada musim dingin, salju yang turun sangat banyak di wilayah ini.  Dengan suhu udara yang dingin, kita wajib memakai pakaian musim dingin yang tebal pula. Kita bisa menaiki kereta gantung yang menghubungkan kaki gunung Zao di pinggiran daerah Yamagata dan dataran tinggi yang pepohonannya ditutupi salju. Tampaklah puncak Gunung Zao. Sebuah fenomena alam yang indah. Menurut informasi yang terdapat di situs JR East http://www.jreast.co.jp/ , kereta gantung tersebut tersedia hingga malam hari sehingga wisawatan dapat menikmati pemandangan malam di Zao. Zao memang terkenal dengan pepohonan yang ditutupi salju tebal yang jarang ditemukan di tempat lain. Aktivitas lainnya, yaitu menikmati olahraga musim dingin seperti ski atau sekedar berseluncur di atas es. Berjalan di sekitar Danau Goshiki yang disebut Zao no Okama. Bila sudah merasa kedinginan, kita bisa singgah ke mata air panas (onsen) yang terletak di kaki gunung Zao. Mata air panasnya mengandung belerang yang memiliki tingkat keasaman rendah yang telah digunakan sejak lama. Manfaat berendam di air panas tersebut sangat bagus untuk melancarkan sirkulasi darah dan metabolisme tubuh. Bahkan mata air panas ini dikenal sebagai bihada-no-yu (mata air panas cantik) yang berkhasiat menguatkan dan menyegarkan kulit. Setelah menikmati mata air panas, kita bisa menikmati Genghis Khan dan makanan lokal seperti tama-konnyaku dan soba (mie dari gandum hitam) atau ke toko oleh-oleh membeli produk-produk lokal khusus seperti kokeshi (boneka jepang)iga-mochi dan sake buatan lokal. Ada pula event menarik, Festival Monster Zao Snow yang akan digelar pada 31 Januari 2015. Pada festival ini, karya seni dari salju dibuat dalam bentuk monster es yang turun dari gunung. Ada pula pesta kembang api, ski, snowboarding, dan hiburan lainnya. Sungguh tempat wisata yang menggoda.

Tak jauh dari Yamagata, ada Perfektur Fukushima dengan Pegunungan Ou membentang disepanjang perfektur ini. Ada banyak tempat wisata alam kita bisa temui disini seperti Danau Inawashiro di Aizu dan Ouchi-juku, panorama terkenal yang merupakan peninggalan dari Zaman Edo. Melihat rumah tradisional bernuansa pedalaman Jepang yang beratapkan jerami yang telah dinobatkan sebagai Daerah Preservasi Arsitektur Tradisional Nasional. Daerah ini seperti Wae Rebonya Indonesia. Namun disana kita bisa melihat hujan salju yang lebat hingga menutupi atap-atap rumah dan jalanan. Menariknya, ada festival salju yang diadakan pada Bulan Februari dimana beragam kembang api dan orang-orang mengenakan kostum tradisional. Selain itu ada juga Gua Abukuma dengan panjang 600 meter. Di dalamnya terdapat bebatuan staklaktit yang disebut batuan terbaik di negara-negara timur karena keaneka-ragamannya dan efek cahaya yang dihasilkan mempercantik gua. Masuk ke dalam gua saat musim dingin mungkin menghasilkan sensasi lain yang cocok untuk kita rasakan.

Kepulauan Matsushima
Melanjutkan dengan Tohoku Shinkansen ke Perfektur Sendai yang terkenal dengan produksi berasnya seperti sasanishiki dan hitomebore. Banyak wisata kuliner terdapat disini. Makan ikan tuna, makarel, dan cakalang, buah stroberi, pir dan daging sapi yang merupakan produk khas daerah ini menjadi hal yang patut dicoba. Untuk destinasi wisata terbaik, ada di gugusan Pulau Matsushima. Terdapat 260 lebih pulau-pulau kecil yang bisa kita jelajah dengan kapal boat ataupun ferry. Ada banyak produk-produk spesial di Matsushima di antaranya adalah tiram Matsushima dan Matsushima koren. Matsushima koren adalah biskuit beras yang dipanggang di atas arang dan telah dibuat sejak abad ke 14.
Selain itu, banyak kuil seperti Godaido, Zuiganji, dan Entsuji di Matsushima. Bangunan-bangunan berserjarah tersebut dibangun oleh penguasa Sendai secara turun-temurun dimana salah satunya adalah Date Masamune yang terkenal disana. Tujuan wisata lainnya adalah Zao Heartland, dimana para wisatawan bisa menikmati luasnya lahan pertanian dan berinteraksi dengan binatang. Ada pula Okama, sebuah danau yang berubah menjadi lima warna tergantung sinar matahari yang menyinarinya. 
Untuk acara menarik yaitu The Pageant of Starlight adalah event tahunan di Sendai, dikenal dengan Mori-no Miyako, kota pepohonan di Jepang. Sepanjang Jozenji Dori didekorasi dengan ribuan lampu yang terang benderang. Sungguh romantis menghabiskan malam disana. Ada parade santa dan pertunjukan musik digelar yang biasanya disebut ‘the story of santa’s forest.

The Pageant of Starlight
Akita Shinkansen akan membawa kita ke Utara Tohoku selama 4 jam dari Tokyo. Akita memiliki budaya unik yang disebut “Namahage”. Tepatnya di Museum Namahage, kita bisa mengetahui tentang budaya disana. Banyak keunikan lain bisa kita temukan disana, seperti Festival Kanto Akita. Lalu Kakunodate yang memperlihatkan pemandangan tradisional sekumpulan rumah-rumah Samurai, Onsen Nyuto, Akinomiya, Oyasu dan tentunya kita bisa menicicipi makanan khas Akita seperti apel, inaniwa udon dan kiritanpo. Penduduk Jepang biasa memakan Kiritanpo Nabe di musim dingin untuk menghangatkan tubuh mereka. Jika ingin melihat pinguin dan beruang kutub, kita bisa berkunjung ke Akuarium Oga GAO. Setiap tahunnya,pinguin dalam fase melahirkan anak-anak dan kesempatan menarik bagi kita apabila dapat melihat pinguin-pinguin kecil. Ada juga macam ubur-ubur dan sea angels (binatang laut sebangsa ubur-ubur) yang juga terkenal. Di akuarium tersebut, terdapat restoran dimana anda dapat melihat laut Oga dan toko oleh-oleh. Satu lagi yang unik, yaitu Kamakura. Rumah salju berukuran 3.5 meter dengan tinggi 3 meter yang digunakan untuk berdoa saat imlek. Pada saat Festival Salju Kamakura, anak-anak biasa mengundang orang yang lewat dari dalam rumah kecil tersebut, untuk berdoa kepada tuhan, agar diberkati, tersedia minuman manis beralkohol rendah, kue beras mochi. lebih dari 100 kamakura dan miniatur yang jumlahnya cukup banyak menghiasi kota itu. Berkunjung ke Akita merupakan petualangan yang unik dan siapa tahu kita berkesempatan bertemu dengan akita bijin (wanita cantik) disana.
Kamakura


Onsen Nyuto



Wanko Soba
Prefektur Iwate terkenal dengan Gunung Iwate. Pada musim dingin sering membuat kita sering merasa lapar. Di Akita, sangat cocok untuk para penggemar kuliner. Beragam makanan seperti daging sapi Maesawa, buah apel Esashi, sanriku wakame, nanbu Senbei, dan tiga mie utama Iwate. Wanko-soba adalah salah satu mie yang musti dicoba. Bahkan terdapat perhelatan turnamen memakan Wanko-Soba. Lalu menikmati pemandangan bersalju ditemani Onabe (sup khas Jepang) dan Kotatsu (sistem pemanas khas Jepang) juga patut dicoba. Ada situs warisan dunia, yaitu Chushon-ji Konjiki-do yang terletak di Prefektur Hiraizumi, Iwate. Tempat ini terdaftar sebagai ”Warisan Budaya Hiraizumi” yang melambangkan Budaya Oshu Fujiwara. Chushon-ji Konjiki-do dibangun oleh Oshu Fujiwara pada tahun 1124 M. Di Chushon-ji Konjiki-doterdapat peninggalan tiga generasi Fujiwara yang memerintah daerah tersebut di masa itu. Kuil ini juga terkenal dengan Haiku Basho Matsuo. Sejarah masa lampau sangat kental bisa dirasakan di tempat ini.


Chuson Ji
Lake Towada
Untuk menuju wilayah paling utara Tohoku, Aomori, kita dapat menggunakan shinkansen yang membutuhkan perjalanan empat jam lamanya. Disana terdapat Danau Towada yang memiliki pemandangan menakjubkan. Daerah Hirosaki memiliki tujuan wisata seperti Hirosaki Snow Lantern festival dan Istana Hirosaki. Istana Hirosaki tidak hanya terkenal dengan sakuranya yang bermekaran di musim semi. Ribuan bunga sakura ditanam sejak 1903 di taman ini. Banyak turis berkunjung tiap tahunnya dan pastinya berlaku saat musim dingin. Salju menyelimuti tempat ini menambah keindahan. Saat musim dingin, penduduk lokal membuat karya seni seperti kamakura, igloo (gapura salju) dengan lilin, hiasan salju raksasa, berbentuk sejarah dan boneka salju. Bila kita ingin merasakan jajanan dan makanan khas bisa pergi ke pasar pagi di pusat kota Hachinohe. Banyak terdapat pasar tradisional yang dinamakan "Mikkamachi" dan "Yokamachi" yang ada sejak dahulu.

Sungguh menarik berbagai obyek wisata yang ada di Jepang Timur. Disana kita bisa menggunakan Tokyo Rail Days yang menawarkan petualangan singkat dengan kereta api yang berangkat dari Kota Tokyo. Berlibur musim dingin di Jepang memang menggiurkan. Terlampau banyak tempat/obyek wisata yang dapat kita kunjungi. Belum lagi beberapa obyek menarik di Ibukota Tokyo, Osaka, Kyoto, Hokkaido, dan perfektur lainnya yang memiliki keunggulan dan potensi wisata masing-masing. 

Traveling ke Jepang Timur dengan transportasi kereta api adalah kenyamanan dan kemudahan bagi wisatawan. Selain kita bisa menghemat uang dengan efisien, waktu tempuh yang kita habiskan juga tidak terbuang dengan percuma. Dengan Tokyo Rail Days, kita bisa memesan apapau sebelum datang ke Jepang. Segalanya mudah untuk dibeli, untuk dilakukan, dan mudah untuk dicoba petualangannya. Dengan JR East pastinya juga memberikan kemudahan jaringan bus, hotel, pusat perbelanjaan, monorail, dan tempat wisata yang akan kita tuju termasuk Gala Yuzawa. Untuk informasi detail, kita bisa membuka fanspage Tokyo Rail Days Indonesia https://www.facebook.com/id.jprail maupun situs resminya pada link berikut 
http://www.jp-rail-id.com/ .


Wait me Japan ! Coz dream will possible make it true !
Harga Promo 


Paket Gala Yuzawa
Buy Now Until 28th February 2015.

Berpartisipasi dalam “My Ideal Japanese Winter Vacation” Blog Competition
More Information click JR East (Japan Rail Days) Official Website

Wish me luck to visit Japan in future !!!

2 komentar:

  1. Wahhhh... festivalnya keren apalagi pas winter..
    semoga bisa kesana suatu saat..
    Aminn..

    BalasHapus