Translate

Desember 06, 2017

Asiknya Berendam di Hotspring Waterpark D'Qiano

D'Qiano Hotspring Waterpark
Kalau di Jepang berendam di kolam air panas sudah menjadi budaya sehari-hari. Tinggal datang ke onsen saja. Berendamnya pun tidak menggunakan sehelai kain. Ini tentu ada artinya yaitu setiap orang yang berendam memiliki kedudukan yang sama, sebab pakaian sebagai kebesaran dan harta bendanya dilepaskan terlebih dahulu sebelum berendam dalam onsen. Mereka pun percaya dengan berendam di air panas dapat menyembuhkan berbagai penyakit selain sebagai media rileksasi dan penghilang stress.

Bicara soal pemandian air panas di Indonesia mungkin kita hanya bisa menemukan di daerah tertentu yang memiliki sumber air panas yang biasanya di dekat gunung api. Sebelumnya saya pernah mencoba mandi di bawah air panas yaitu di Baturraden dan di area dekat Kawah Ijen. Nah, beberapa minggu kemaren, saya menemukan tempat pemandian air panas ketiga yang berada di Desa Kepakisan, Batur, Banjarnegara. Hotspring waterpark D’Qiano namanya. Sumber panasnya berasal dari panas bumi Kawah Sileri. Kawah ini sempat booming di pertengahan tahun 2017 karena berita ledakannya yang tersebar dalam video rekaman amatir yang viral di sosial media hingga diliput media televisi.

DQiano memang letaknya dekat dengan kawah. Bersinggungan hanya sekian ratus meter saja. DQiano sendiri merupakan homestay dengan fasilitas hotspring waterpark. Ada beberapa jenis kolam dengan tingkatan mulai dari yang sangat panas sekali hingga ke suhu kehangatan yang paling rendah. Kolam untuk relaksasi, kolam untuk berenang orang dewasa, dan kolam untuk anak-anak.

Awalnya saya mencoba kolam dengan tingkatan paling panas. Baru mencelupkan kaki saja, sudah tidak tahan. Panas banget cuy, entah berapa derajat. Saking panasnya, uap airnya nampak seperti molekul yang berterbangan ke atas berwarna keputihan. Terdapat dua kolam dengan tingkat panas level atas. Kolam ini berbentuk heksagon dengan diameter sekitar 4 meter. Letaknya berada di ujung dekat kamar ganti.

Kolam dengan level panas tingkat dewa, eh tingkat tinggi
Kemudian saya mencoba kolam yang lebih luas ukurannya. Berbentuk seperti kolam renang pada umumnya. Terbagi menjadi dua tingkat kedalaman. Untuk suhu air di dalam kolam ini terasa lebih nyaman dibanding dua kolam sebelumnya. Berenang asik dan rileks. Mineral air terasa masam ketika mengenai mata. Berbeda ketika kita berenang di kolam umum yang biasanya diberikan kaporit sehingga efek perih bila terkena mata. Lama-lama berendam kok asik juga. Mengambang kesana kemari. Merasa peredaran darah seolah mengalir lancar.


Kolam renang dewasa
Ketika hendak mencoba waterboom, terpaan suhu badan langsung berontak dengan dinginnya udara di luaran. Waterboom dengan ketinggian sekitar 15 meter pun kami coba. Sayangnya jatuhnya ke kolam anak-anak dengan kedalaman cetek. Perosotannya pun tidak rata. Pada titik tengah kolam, ada wahana air mancur. Di sekelilingnya, kolam berukuran kecil melingkari.

Kolam anak-anak
Oh ya sehabis berendam, kita tidak perlu khawatir. Di waterpark ini, banyak tersedia warung yang menjual beragam makanan. Persis berada di sisi pinggir kolam. Jadi pengunjung tingal melipir saja kalau merasa lapar sehabis berendam. Waktu itu saya dkk menyantap nasi goreng dan secangkir teh hangat. Cukup lah menghangatkan badan. Sehabis berendam kelaparan lalu makan, nikmat tak terkira, mari ucap Alhamdulillah.

Kantin D'Qiano
Ngomong-ngomong soal penginapan DQiano, penginapan ini sangat rekomendasi sekali untuk diinapi rombongan bersama teman maupun keluarga. Penginapan dua lantai ini sangat lapang loh. Terdapat beberapa kasur yang tersedia. Kamar mandinya pun tersedia air panas dan bathupnya. Untuk rate semalam sekitar 500k-800k. Kalau menurut saya, tipe kamar family bisa ditempati hingga 10 orang. Soalnya kamarnya dimana-mana. Ada kasur di ruang depan, ruangan kamar tersendiri, dan ruangan atas. Enaknya lagi kita bisa berendam asik di pemandian air panasnya sambil leye-leye di bawah langit Dieng yang sering berkabut. Untuk harga tiket masuk ke waterpark cukup membayar 25 ribu saja. Nah, jarak penginapan ini tidak jauh dari lokasi Candi Arjuna dan kawasan wisata lainnya. Jadi kalau kalian berkunjung ke Dieng, yuk mampir ke D’Qiano. Seru loh. Aku aja pengen lagi.

Ini loh penginapannya.
Ini kamar ruangan atas. Cuma sempet moto ini doang hehe.
Famtrip Blogger dan Media diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara

1 komentar:

  1. Bikin nagiiiih berendam malam2 disini, jadi pengin nyobain berendam pas siang hari

    BalasHapus